Jakarta https://cutt.ly/cuan128slot – Juventus melepas Dean Huijsen ke Bournemouth dengan harga murah. The Cherries kemudian menjual bek asal Spanyol itu ke Real Madrid dengan harga nyaris empat kali lipat lebih mahal.
Madrid menebus klausul pelepasan Huijsen sebesar 50 juta Pound atau hampir 60 juta Euro. Pemuda 20 tahun itu dikontrak lima tahun hingga 2030 mendatang, dan akan bergabung dengan Los Blancos mulai Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar bulan depan.
Padahal waktu direkrut Cuan128 dari Juventus pada musim panas 2024, Bournemouth hanya membayar 15,2 juta Euro plus potensi bonus tiga juga Euro. Juventus juga akan mendapat 10 persen dari keuntungan penjualan Huijsen.
Seperti diberitakan The Athletic, ini adalah hasil negosiasi jitu dari direktur sepakbola Bournemouth, Tiago Pinto. Pria asal Portugal itu sebelumnya bekerja di AS Roma.
Dia yang memboyong Huijsen ke ibu kota Italia dengan status pinjaman dari Juventus pada paruh kedua musim 2023-24. Begitu pindah ke Bournemouth, ia tak melupakan potensi Huijsen yang turun 14 kali dan mencetak dua gol selama setengah musim di Roma.
baca juga : Mengenal Raksasa BUMN Chip China yang Bosnya Dihukum Mati
Meski Huijsen baru semusim memperkuat Bournemouth, ia telah menjadi bek yang tangguh, bahkan sampai dipanggil Timnas Spanyol. Kuncinya adalah jam terbang yang diberikan kepadanya untuk membuktikan diri. Ia tampil 34 kali dan mencetak tiga gol musim ini.
Jika memang sebagus itu, mengapa Juventus melepas Huijsen? Mengapa tak memberinya kesempatan?
Untuk melihat sudut pandang Cuan128 Juventus, pembaca perlu memahami bahwa Huijsen tergolong pemain akademi klub meski sebetulnya baru bergabung di usia 16 tahun. Seperti Kenan Yildiz, ia adalah pemain yang ‘naik kelas’ ke tim utama.
Meski begitu, persaingan di lini belakang cukup sulit karena masih ada Bremer, Federico Gatti, hingga Daniele Rugani saat itu. Meminjamkan Huijsen ke Roma merupakan bagian dari memberikan jam terbang.
Namun sepulangnya ke Juventus di musim panas 2024, nasibnya berubah. Direktur olahraga Cristiano Giuntoli melihatnya sebagai aset bisnis yang bisa mendatangkan uang untuk membiayai proyek pelatih Thiago Motta yang baru ditunjuk.
Melepas Huijsen yang merupakan pemain akademi berarti memberikan pendapatan 100 persen dalam laporan keuangan. Juventus melepasnya karena alasan profit.
Sebetulnya Juventus juga mendatangkan pemain sekelas Pierre Kalulu untuk mengisi lini belakang. Namun yang tampaknya tak masuk kalkulasi Juventus adalah badai cedera yang kemudian datang seiring berjalannya waktu. Bremer bahkan harus absen hingga akhir musim.
Mencari penggantinya pun tak mudah. Juventus merekrut Renato Veiga, namun ia hanya akan di Turin sampai akhir musim ini. Lloyd Kelly diboyong dari Newcastle United, namun performanya sejauh ini kalah impresif jika dibandingkan dengan Huijsen di Bournemouth.
Jangan lupakan juga bahwa Kelly jarang diberi waktu bermain sewaktu di Newcastle, dan ia sudah 26 tahun. Inilah yang tampaknya membuat suporter Juventus berang. Meski tetap untung secara finansial, namun Giuntoli dianggap melakukan kesalahan dalam strategi transfer dengan melepas pemain potensial.
Kini Huijsen siap memulai petualangan baru di Madrid, sementara Giuntoli mungkin berpikir seharusnya ia meminta persenan lebih banyak dari Bournemouth.



Klaimnya, Honda CB125F 2025 bisa menempuh jarak lebih dari 730 km saat tangki bensin terisi penuh. Sebagai catatan, motor ini punya kapasitas tangki 11 liter. Maka jika dibagi dengan klaim jarak tempuh 730 km, CB125F bisa mencatatkan konsumsi bahan bakar rata-rata 66,4 km per liter. Irit banget kan? Soal mesin tak banyak yang berubah. Masih mengandalkan mesin 125 cc, berpendingin udara, dua katup, yang bisa menghasilkan tenaga maksimal 10,55 dk dan torsi 10,8 Nm, dan sudah lolos regulasi emisi Euro5+. Motor ini menggunakan transmisi manual lima percepatan. Honda juga telah mengintegrasikan teknologi Smart Power (eSP) yang disempurnakan – termasuk rekayasa gesekan rendah seperti silinder offset, bantalan rol untuk lengan rol/ayun, dan jet oli piston – untuk memaksimalkan penghematan, meminimalkan keausan mesin, dan memastikan pengoperasian yang hampir senyap.
Secara desain, Honda CB125F telah mengalami penyegaran besar dengan bodywork yang lebih tajam, lampu LED baru di bagian depan dan belakang, serta knalpot berwarna hitam. Selain itu, motor ini juga dibekali dasbor TFT berwarna 4,2 inci lengkap dengan konektivitas Bluetooth, tampilan indikator bahan bakar, indikator posisi gigi, pengisian daya ponsel USB‑C, navigasi turn by turn, dan bahkan kontrol musik atau panggilan dengan headset yang dipasangkan. Honda tetap menjaga kesederhanaan pada sasisnya, mempertahankan rangka baja yang digunakan sebelumnya, bersama dengan velg 18 inci di depan dan belakang yang dibalut ban tipis. Belum diketahui akan dijual harga berapakah motor sport irit ini.
Sebagai catatan, penjualan wholesales Daihatsu Xenia selama Januari-Maret 2025 masih muncul di data Gaikindo. Kendaraan itu telah terjual 2.725 unit selama periode tersebut. Rinciannya, Januari 300 unit, Februari 1.423 unit dan Maret 1.002 unit.
Dengan bertambahnya Daihatsu Xenia, kini praktis pabrik Daihatsu di Karawang memproduksi lima unit mobil. Selain Daihatsu Xenia, ada Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Toyota Wigo (untuk pasar ekspor) dan Toyota Avanza. Agung menegaskan, hingga akhir tahun, tak ada penambahan model.
“Saat ini kita fokus untuk model-model itu dulu di pabrik KAP 2,” kata dia.
Penjualan wholesales Daihatsu selama Januari-April 2025 telah mencapai 43.883 unit. Catatan tersebut masih menempatkan mereka di urutan kedua brand terlaris di Indonesia dengan market share 17,1 persen.