berita

Jakarta – Operasi premanisme https://massamcrypto.com/ di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), terus digencarkan. Terbaru, polisi menangkap pria bernama Roby (26) yang mengancam seorang perempuan pedagang kopi. “Pelaku dilakukan penangkapan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kramat Jati guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Kramat Jati Kompol Rusit Malaka, Senin (19/5/2025). Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Haji Abdul Gani Nomor 14 A, RT 008 RW 002, Makasar, Jaktim, pada Jumat (16/5). Kasus ini bermula pada Jumat (3/1) saat Robi terlibat cekcok dengan penjual kopi berinisial NR (24). Pada malam itu, Robi datang ke warung kopi tempat korban berjualan dengan marah-marah dan menggebrak meja. Diduga pelaku marah karena pacarnya terlibat keributan dengan NR. Kedyanya lalu terlibat adu mulut hingga Robi tiba-tiba mencekik korban. NR berontak dan mundur, suasana pun menjadi ramai. Korban NR secara spontan meludahi Robi. Pelaku membalas dan mengambil sebilah pisau dapur dan menempelkan ke leher korban. Akhirnya Robi dapat https://cutt.ly/cuan128slot diusir pergi dari lokasi. Namun, korban merasa takut dan terancam sehingga melapor ke Polsek Kramat Jati dengan membawa pisau yang menjadi barang bukti. Polisi telah memasukkan pelaku ke dalam Target Operasi (TO) Berantas Jaya 2025 karena sudah meresahkan dan mengancam keselamatan orang lain. Robi ditangkap karena sudah 2 kali tidak memenuhi panggilan polisi. Pelaku dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan. Saat ini penyidik tengah merampungkan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. oke128 Slot demo

Jakarta – Pihak berwenang https://massamcrypto.com/ China menjatuhkan hukuman mati kepada Zhao Weiguo, Chairman perusahaan semikonduktor raksasa Tsinghua Unigroup milik negara atau istilahnya di sini adalah BUMN. Menurut media pemerintah China CCTV, hukuman mati dengan penangguhan dua tahun itu dijatuhkan atas serangkaian kejahatan keuangan, termasuk penggelapan, pencarian keuntungan ilegal, dan pelanggaran kepercayaan. Pengadilan di Jilin menyatakan Zhao bersalah karena menyalahgunakan jabatan untuk mengarahkan transaksi real estat dan kontrak perusahaan yang menguntungkan ke rekan sendiri. Tindakannya dinilai menyebabkan kerugian lebih dari USD 194,22 juta pada aset milik negara (sekitar Rp 3,196 triliun). Berdasarkan ketentuan hukuman, hukuman mati ditangguhkan selama dua tahun. Jika Zhao tidak melakukan kejahatan lebih lanjut selama periode tersebut, hukumannya diperkirakan akan diringankan menjadi penjara seumur hidup. Dikutip detikINET dari OCCRP, Senin (19/5/2025) pengadilan menyatakan ada beberapa faktor yang meringankan terdakwa, termasuk pengakuan yang lengkap, kerja sama dengan penyidik, dan pengembalian keuntungan yang tidak sah. Sementara semua aset pribadinya telah disita. Zhao disebut tokoh penting dalam upaya China membangun industri chip yang mandiri. Ia memimpin Tsinghua Unigroup dari tahun 2013 hingga 2022 dan mempelopori strategi akuisisi yang agresif. Selama masa jabatannya, perusahaan tersebut mengakuisisi lebih dari 20 perusahaan, sebagian besar di sektor semikonduktor. Di waktu itu itu, nilai aset Tsinghua Unigroup membengkak dari 1,3 miliar yuan menjadi hampir 298 miliar yuan. Angka itu sempat memposisikannya sebagai juara nasional dalam ambisi semikonduktor China. Namun, kenaikan pesat perusahaan dibangun di atas landasan keuangan yang rentan. Akhir tahun 2020, Unigroup mulai gagal membayar utangnya. Pada bulan Desember 2021, setelah intervensi oleh perusahaan induknya Tsinghua Holdings, mereka dinyatakan bangkrut. Restrukturisasi yang diawasi pengadilan selesai pada pertengahan tahun 2022, mengalihkan kepemilikan penuh kepada pemegang saham baru Beijing Zhiguangxin Holding. Zhao mengundurkan diri tak lama setelah itu dan dia diselidiki. Pada bulan Maret 2023, Central Commission for Discipline Inspection China secara resmi menuduh Zhao melakukan penggelapan, memperkaya rekanan secara ilegal, dan merugikan kepentingan perusahaan yang terdaftar di bursa. Kasus tersebut kemudian diserahkan kepada jaksa penuntut, yang berujung pada vonis dan hukuman mati. “Sebagai seorang manajer perusahaan milik negara, dia dibutakan oleh keserakahan, bertindak gegabah, mengkhianati tugas dan misinya, menyalahgunakan sumber daya publik untuk keuntungan pribadi, mengubah properti publik menjadi properti pribadi, dan menganggap perusahaan milik negara yang dikelolanya sebagai wilayah pribadi,” kata mereka.

oke128

Slot demo